Baca Doa Ini Jika Hutangmu Ingin Cepat Lunas, Simak di Sini!

Seorang Mukmin harus mempertimbangkan beberapa hal saat hendak meminjam uang kepada orang lain. Hal pertama yakni seberapa perlu utang tersebut, lalu apakah itu kebutuhan mendesak, ataukah kebutuhan mewah, kebutuhan yang sepadan, hingga kebutuhan akan hal-hal yang tidak berfaedah. 

Apabila utang tersebut adalah kebutuhan yang mendesak, maka kita boleh meminjam uang yang sesuai dengan kebutuhan saja. Sebagaimana yang telah diajarkan oleh Rasulullah tentang doa-doa agar utang cepat luas, meski jumlah utangnya sebesar Gunung Uhud. Lantas, bagaimanakah bunyi doanya?

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai doa agar bisa melunasi hutang, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.  

1. Doa yang Diajarkan Oleh Rasulullah SAW Kepada Ali bin Abi Thalib RA

15 Tata Cara Berdoa yang Baik Menurut Islam, Lengkap dengan Dalil serta  Artinya
Sumber: iNews.id

Allahummak fini bi halalika ‘an haramika wa aghnini bifadhlika ‘aman siwaka.

Artinya : “Ya Allah, cukupilah aku dengan rezekiMu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Perkayalah aku dengan karuniaMu (hingga aku tidak minta) kepada selainMu“. (HR Tirmidzi).

Baca juga: Doa Nabi Sulaiman untuk Menjinakkan Hewan

2. Doa yang Diajarkan Oleh Rasulullah SAW Kepada Muadz bin Jabal RA

Kapan Paling Mustajab Untuk Berdoa di Hari Jumat? Ini Salah Satu Waktu yang  Tepat
Sumber: Palpres

Allahumma inni audzubika minal hammi wal hazani wa ‘audzubika minal ‘ajzi wal kasali wa audzubika minal jubni wal bukhli wa audzubika min ghalabatif daini wa qahrir rijali.

Artinya : “Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari kekhawatiran dan kesedihan dan saya berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan dan saya berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir, dan saya berlindung kepada-Mu dari keutamaan agama dan menaklukkan orang-orang berkata, Saya dapat melakukannya, Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mulia, dan telah melunasi utangku kepadaku”. (HR. Dawud). 

3. Doa yang Diajarkan Rasulullah SAW Kepada Abu Umamah RA

Waktu-waktu Utama untuk Berdoa | NU Online Jabar
Sumber: NU Online Jabar

Alahumma Malikal mulki tu’til mulka man tasya’ wa tanzi’ul mulka mimman tasya’ wa tu’izzu man tasya’ wa tudzillu man tasya’ biyadikal khair, innaka ‘ala kulli syain qadir, Rahmanad Dunya wal Akhirati wa Rahimuha tu’thihuma man tasya’ wa tamna’u an tasya irhamni rahmatan tughnii biha’an rahmaati man siwaka.

Artinya : “Ya Allah, Engkau pemilik kerajaan. Hargai siapa pun yang Kau kehendaki dan hina siapa pun yang Kau kehendaki, di tangan-Mu kebaikan, karena Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu, Yang Maha Penyayang di dunia dan di akhirat, dan Yang Maha Penyayang di antara mereka. Engkau memberikannya kepada siapa pun yang Engkau kehendaki dan mencegahnya dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Kasihanilah aku dengan rahmat yang cukup kepada saya, Tidak ada yang dapat memberi rahmat selain Engkau ya Allah”. (HR At Thabrani).

Adab-adab Berhutang Dalam Ajaran Islam

Mengangkat Tangan Ketika Berdoa: Sudah Tahu Hukum dan Caranya?
Sumber: Muslim.or.id

1. Yakin Bisa Membayar

Dalam ajaran agama Islam, kita dianjurkan untuk jangan sampai berutang sebelum yakin bisa membayarnya di kemudian hari. Sebagaimana yang telah disebutkan dalam sebuah hadits riwayat HR. Bukhari:

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barangsiapa yang mengambil harta manusia (dan) ingin melunasinya, niscaya Allah akan melunaskan atasnya dan barangsiapa yang mengambil (dan) ia ingin menghilangkannya niscaya Allah akan menghilangkannya“.

2. Tidak Menunda Pembayaran

Ini dia salah satu penyakit yag kerap dialami oleh para penghutang, yakni malas membayar. Sampai-sampai Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa kelakuan orang-orang yang sering menunda pembayaran hutang padahal ia mampu, maka ia telah melakukan perbuatan zalim. Tentu saja kelakuan ini akan mendatangkan dosa besar bagi si pelaku hutang.

Baca juga: Mengenal Ajaran Agama Islam Sesuai Al-Quran, Hadist, dan Ijtihad

Sumber: https://beritanakmuda.com/