keputihan-berwarna-coklat

Keputihan Berwarna Coklat

carawanita.my.id – Keputihan merupakan hal yang normal terjadi pada perempuan di segala usia. Akan tetapi, hal ini bisa menjadi tidak wajar jika keputihan yang terjadi disertai dengan perubahan warna tertentu, seperti warna coklat. Nah, keputihan berwarna coklat ini, baik coklat muda maupun coklat gelap, ini bisa menjadi pertanda dari kondisi tubuh tertentu.

Adanya perubahan warna saat keputihan, termasuk warna coklat, ini menjadi tanda adanya gangguan kesehatan. Apalagi keputihan tersebut disertai dengan bau yang menyengat, volume yang berlebih dan terasa gatal pada vagina. Lalu apa penyebab keputihan satu ini?

Penyebab Keputihan Berwarna Coklat

Sangatlah penting bagi anda untuk mengetahui penyebab keputihan, agar bisa menanganinya dengan tepat.

Pada umumnya dikutip dari popbela.com keputihan berwarna coklat terjadi pada akhir periode haid atau bisa juga terjadi pada masa kehamilan. Selain itu, keputihan satu ini juga bisa terjadi pada kondisi tertentu, seperti:

  • Pendarahan Yang Disebabkan Implantasi Janin

Proses penempelan telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim bisa menyebabkan kelduarnya bercak darah atau yang dikenal dengan istilah bercak implantasi. Bercak perdarahan implantasi janin ini bisa berwarna merah, merah muda, atau coklat muda, dan ini bisa menjadi tanda-tanda awal kehamilan. Keputihan yang tergolong normal ini umumnya terjadi pada 10-14 hari setelah ovulasi. 

  • Atrofi Vagina

Kondisi ini bisa terjadi akibat kekurangan hormon estrogen, dan paling sering terjadi setelah wanita memasuki masa menopause. Saat kondisi yang juga dikenal sebaai vaginitis atrofi ini, vagina akan mengalami peradangan serta produksi cairan lubrikasi menurun. Wanita yang mengalami kondisi ini akan mengalami beberapa keluhan seperti sakit pada saat melakukan hubungan seks dengan pasangan, vagina terasa kering, perih, dan mengeluarkan keputihan berwarna kecoklatan. 

  • Polip Rahim

Keputihan berwarna coklat juga bisa terjadi akibat polip rahim. Bukan hanya keputihan, gejala-gejala lain seperti perdarahan menstruasi yang banyak atau perdarahan setelah melakukan hubungan seks, juga bisa terjadi apabila anda mengalami polip rahim. 

  • Servisitis

Walaupun penderita servisitis (radang leher rahim) mayoritas tidak merasakan gejala atau tanda apapun, tetapi anda beberapa penderitanya yang mungkin mengalami keputihan berwarna kecoklatan atau keputihan mengandung darah. 

Gejala lainnya adalah adalah berupa sering buang air kecil, buang air kecil terasa sakit, hingga terjadi perdarahan dan nyeri saat melakukan hubungan intim bersama pasangan. Apabila penyakit yang satu ini menyebar ke rahim atau indung telur, maka bisa menyebabkan radang panggul (PID). 

  • Kanker Serviks

Munculnya keputihan berwarna coklat bisa menjadi tanda adanya kanker serviks. Gejala lainnya dari penyakit ini adalah nyeri di bagian bawah perut atau panggul, nyeri saat berhubungan seks, perdarahan dari vagina di luar periode menstruasi atau setelah menopause, dan saat berhubungan intim.  

Baca Juga: APA SAJA CARA MENINGKATKAN KESUBURAN PADA WANITA? SIMAK DI SINI YUK!

Cara Mengobati Keputihan Berwarna Coklat

Cara mengobati keputihan berwarna coklat ini harus disesuaikan dengan penyakit yang mendasarinya. Berikut cara mengatasi keputihan tersebut sesuai penyebabnya :

  • Implantasi Janin

Biasanya keputihan yang disebabkan implantasi janin ini akan berhenti dengan sendirinya. Namun, jika kondisi ini terus terjadi atau disertai dengan keluarnya darah yang cukup banyak, maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

  • Atrofi Vagina

Jika atrofi vagina sebagai penyebabnya, anda disarankan menggunakan pelembab khusus vagina, menggunakan pelumas saat melakukan hubungan seks, hingga terapi hormon.

  • Polip Rahim

Terkadang polip rahim ini bisa hilang dengan sendirinya tanpa perlu adanya pengobatan. Namun, dokter akan merekomendasikan untuk melakukan pengangkatan polip supaya polip yang bersarang di rahim bisa diangkat sebelum menimbulkan keluhan.

  • Servisitis

Jika servisitis yang terjadi disebabkan oleh reaksi alergi, maka hindari paparan penyebab alergi. Namun, jika hal ini disebabkan oleh infeksi menular seksual, maka akan dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai.

  • Kanker Serviks

Apabila keputihan ini disebabkan oleh kanker serviks, maka cara pengobatannya adalah radioterapi, kemoterapi, atau operasi. Pilihan pengobatan ini disesuaikan dengan kondisi fisik dan stadium atau tingkatan kanker yang diderita.

Nah, itu dia beberapa penyebab keputihan berwarna coklat. Penting bagi anda untuk mengetahui kondisi dari kesehatan kelamin sendiri. Agar, jika terjadi sesuatu yang berbahaya bisa ditangani dengan cepat dan tepat. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *