5-Berita-Kriminal-Yang-Terjadi-di-NTB-Harus-Kamu-Waspadai.

5 Berita Kriminal Yang Terjadi di NTB,Harus Kamu Waspadai !

carawanita.my.id – Tindakan kriminal memang tidak pernah memandang kapan dan dimana terjadinya peristiwa tersebut. Dalam satu pekan saja kabar mengenai tindakan kriminal di daerah NTB sudah menjadi topik hangat. Berbagai macam tindakan kriminal harus tetap diwaspadai oleh masyarakat di seluruh penjuru Indonesia. berikut kabar berita kriminal NTB yang Terbaru.

Rangkuman Berita Kriminal Terbaru di NTB

Kewaspadaan dalam melakukan setiap kegiatan sehari-hari merupakan sebuah kunci untuk menghindari tindakan kriminal. Kejadian kriminal dapat menimpa siapa saja tanpa memandang profesi dan lokasi. Berikut ini merupakan beberapa ringkasan berita kriminal yang terjadi dalam satu pekan ini di NTB.

1. Penggelapan Mobil Rental Senilai 1.5 M

Menaruh kepercayaan pada seseorang memang tidak boleh sembarangan. Pria berinisial RA nekat menggadaikan mobil rental yang dipercayakan kepadanya untuk keuntungan pribadi. RA berpura-pura menyewa mobil untuk kepentingan bisnis namun ternyata mobil tersebut digadaikan.

Total kerugian yang disebabkan oleh RA ditaksir mencapai 1.5 miliar lebih. Korbannya juga tidak hanya satu dua orang melainkan banyak orang. RA telah melakukan operasi semacam ini selama dua tahun lebih. Karena tindakannya RA dijerat dengan pasal penipuan dan penggelapan dengan hukuman maksimal 13 tahun penjara.

2. Remaja Spesialis Pembobol Brankas

Meskipun usianya masih dibawah umur namun keterampilan DD dan komplotannya terbilang hebat. DD beserta 5 orang lain merupakan salah satu pencuri spesialis brankas yang telah DPO selama beberapa tahun. Target andalan dari komplotan DD ini adalah agen travel dan KSP.

Modus yang dilakukan oleh DD adalah mendekati salah satu pegawai dari lokasi targetnya untuk mengetahui letak brankas. Setelah mengetahui letak brankas barulah DD beserta 5 orang lain melakukan operasinya. Dari 6 orang baru DD yang tertangkap sedangkan 5 orang lain masih buron.

Baca Juga : TIPS TRAVELING HEMAT BAGI ANDA YANG MASIH MAHASISWA

3. UKM Narkoba, 10 Orang Ditangkap

UKM merupakan salah satu proyeksi bisnis dengan dukungan pemerintah. Namun di Lombok bisnis UKM yang dilakukan adalah membuat dan mengedarkan sabu-sabu. Pabrik sabu skala rumahan ini telah memproduksi ribuan kilogram sabu selama pabrik tersebut beroperasi.

Telah berhasil diamankan 10 orang termasuk pemilik pabrik dan pembuat sabu. Bisnis ini berhasil tercium kepolisian Lombok setelah ada laporan warga yang melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan rumah tersebut. Bisnis UKM yang dilakukan tidak menghasilkan barang berguna justru membuat narkoba.

4. Penjambret Apes Tewas di Tangan Massa

Nasib sial terjadi pada AA 17 tahun dan RE 22 tahun. Memiliki usia muda justru digunakan oleh dua orang tersebut untuk berprofesi sebagai kriminal. Nyawa mereka harus hilang karena hobi mereka mengambil benda yang tidak seharusnya. Terpergok menjambret tas seorang wanita mereka jadi bulan-bulanan warga.

Sebelum menjadi bulan-bulanan warga AA dan RE sempat berencana kabur namun jatuh karena motornya menabrak mobil patroli polisi. Naasnya tidak ada polisi patroli di sekitar mobil tersebut. Diteriaki jambret oleh banyak orang membuat nyawa mereka berdua berharga murah dan harus hilang sia-sia.

5. Menyamar Sebagai Ojol Penyelundup Sabu di Tangkap

Ada-ada saja modus operandi kriminal saat ini. Seseorang dengan menggunakan jaket ojol nekat menyelundupkan sabu-sabu ke dalam lapas 2A Mataram. Tidak butuh waktu lama bagi para sipir untuk mencium gelagat mencurigakan ini. Setelah mengirim sabu, ia langsung di tangkap lima meter dari luar lapas.

Untuk mengetahui kabar ntb terbaru hari ini anda bisa membuka halaman lain dari jogja.idntimes.com. Berita teraktual selalu disajikan untuk memenuhi kebutuhan informasi untuk masyarakat baik itu berita dalam maupun luar negeri. Selamat membaca semoga informasi dari kami bermanfaat untuk anda.

Baca Juga : 5 Fakta Unik dan Menarik Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *